Batas Kota Internasional Kok Begini..????

“Menuju Kota Internasional, Berbudaya dan Religius” Sebuah slogan yang lagi kenceng-kencengnya disuarakan, diiklankan bahkan ditulis diberbagai media. Mulai dari baliho sampai koran bahkan pada setiap sambutan entah itu pidato ataupun promo, slogan ini terus-menerus dielu-elukan. Okay, kita lihat seberapa punya ‘gregetnya’ nih slogan… Sebuah koar-koar atau memang sudah ada buktinya. Yuk mari…

Beberapa waktu yang lalu, tepatnya 1 minggu sebelum tulisan ini saya buat. Pada saat saya sedang ada tugas ke luar kota, betapa herannya saya melihat sebuah bangunan yang jelek, lecek, kumel malah ditambahin dengan berbagai coretan. Makin komplit lah kerusakan bangunan tersebut dengan miringnya posisi bangunan itu ke arah dalam jalan lintas Sumatera di kawasan menuju Indralaya. Disisi luarnya tertulis “SELAMAT DATANG DI PALEMBANG KO A A” sebagian hurufnya juga udah pada copot, gak tau juga apa tulisan selanjutnya. [Mungkin bunyi terusannya begini: SELAMAT DATANG DI PALEMBANG KOta Ancur Ancuran. Gitu yak..hehehehe] Sisi dalamnya bertuliskan “SELAMAT JALAN”. Masya Allah… Ini apa-apaan…????? Batas kota dari sebuah kota yang [katanya] bakal jadi kota Internasional, Berbudaya dan Religius bentuknya kok hancur-lembur begini…???? Kok bisa dibiarin siiihhhhh….???? Kemana para PNS atau Aparat atau Petugas Pemerintahan yang memang kerjaannya ngurus ginian??? Kok… Waduh..!!!!! Mereka ngapain aja…?????

Om Edy dan Kiyai Romi, tolong doooong…!!!! Nih, kok begini sih batas kota kita..??? Cepet dibenahi lah, bisa-bisa Anda berdua jadi korban ketidak becusan bawahan Anda dan malah nantinya citra Anda bener-bener anjlok cuma karena batas kota yang harusnya bisa menjadi kesan pertama dari kemajuan sebuah kota sebesar Palembang.

Melihat kondisi bangunan yang sudah miring ke arah dalam jalan lintas Sumatera dapat mungkin korban baik kendaran ataupun jiwa manusia jika suatu waktu nih bangunan ambruk beneran. Pasalnya bangunan yang memiliki tinggi sekitar 7 meteran ini bisa saja ambruk kapan saja. Belum lagi musin penghujan dapat membuat tanah bangunan tersebut menjadi amblas, karena bangunan tersebut dibangun diatas tanah rawa.

Kami sebagai masyarakat biasa, sebenarnya tidak meminta besar. Hanya lakukan saja pekerjaan-pekerjaan kecil yang memang sudah menjadi bagian dari masyarakat karena dengan begitu manfaatnya akan langsung terasa. Kalau para bawahan Pak Edy dan Kiyai Romi gak becus ngurus ginian, ya.. dipecat aja lah! Ngapain masih pake orang yang bisa kerja ngurus urusan bangunan kecil begini. Masih banyak putra Palembang yang becus kerja dan bertanggung jawab. Contohnya kayak saya. Hehehehehe….

Itu aja Boz… Semoga ada manfaatnya. Saya merasa punya tanggung jawab untuk memberikan yang terbaik bagi kota ini. Walau cuma sekedar tulisan tapi ini lah bentuk kepedulian saya kepada Anda berdua dan kota ini. Buruan dibenahin ya…

17 responses to “Batas Kota Internasional Kok Begini..????

  1. kalu diliat dari perspektif berbeda …
    bisa jadi hal seperti itulah yg hendak dijual ..
    jalan yang masih banyak berlobang, banjir, serta sungai yang keruh …

    bisa jadi …

  2. wah, ironis banget ya. tapi kelihatannya hal ini cukup sering terjadi. aku rasa sih nggak cuma di Palembang mas – kemungkinan besar di kota-kota lain juga. Rasanya sih, yang kurang itu kemampuan merawat. Kalau membuat – kita nggak ada masalah.🙂

  3. Jelek sih kang…,tapi kalau miring gitu malah artistik juga, lucu *pas di poto tapi,,,,gak tau kalau diliat langsung sejelk apakah. mudah-mudahan Pemerintah Daerah setempat bisa “ngeh” dengan keadaan ini. abang kritis juga dengan lingkungan…dan lebih bijak lagi kalau disampaikan langsung ke Pemda biar ada tindak lanjut. Maju terus kang dengan blogNya. nice blog euy….

  4. skrg udah dibenerin belum itu gan… wa juga sering liat kalau pulang ke plg.. prabu-plg ..plg prabu.. btw senangnya ad sobat blog yg masi aktif.. kalo yg laen kagak pernah up to date lagi…😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s