[Festival Anggrek Palembang] Cara Lain Untuk Mengobati Hati…

Di Tenda AcaraHuih… Rame dan berwarna warni siang saya hari ini…
Gak hanya karena Ibu saya udah sehat banget hari ini, tapi saya seneng liat Warna-Warni bunga Anggrek yang ada di Festival Anggrek Palembang [Indonesian Orchid Exibition 2008] di Kambang Iwak yang dibuka hari ini. Saya begitu kagum dengan tampilan anggrek dari bermacam-macam daerah. Mulai dari yang lokal sampai yang Internasional, seperti dari Thailand, Myanmar, Malaysia, Singapore dan masih banyak lagi.

Saya pribadi sebenernya suka dengan bunga, khususnya Anggrek. Tapi berhubung ni bunga sussssah banget dipelihara (katanya anggrek itu seperti manusia yang selain kasih sayang juga harus sering-sering diajak ngobrol dalam memeliharanya, emmmm… aneh juga ya..) Jadinya, saya cuma sebatas pengagum aja… Ada sih anggrek dirumah, tapi karena gak dipelihara secara baik, jadinya ya… gitu deh… Mati segan hidup pun enggan…

Sebenernya, saya gak begitu merencanakan pergi ke Festival ini, berhubung Sabtu juga masih harus kerja. Tapi, karena baru-baru ini hati saya bener-bener lagi mendung… Saya pikir, mudah-mudahan aja bisa sedikit ngobatin perasaan saya yang sedang kehilangan… Fuh… Jadi, kebayang lagi deh…

Oke.. Lanjut…

Festival Anggrek PalembangFestival Anggrek Palembang

Pas, nyampe dilokasi siang sekitar jam 2an… Sehabis ngurusin persoalan temen deket yang luar biasa nguras emosi juga nguras tenaga. Begitu tiba, jebret… Ruame pisan… Tapi tetep seger walaupun hari lagi panas-panasnya…

Festival ini bener-bener menyuguhkan pemandangan yang membuat hati saya sejuk, tenang (walapun saat menulis tulisan ini, teringat lagi) dan juga dingin… Ada ribuan species Anggrek yang ditampilkan dan juga jika kita berminat untuk membeli, tersedia juga Stan-stan yang menjual Anggrek, tinggal pilih…

Ma Sohib Di Podium

Festival ini sendiri diselenggarakan mulai tanggal 10 Mei – 18 Mei 2008 di Kambang Iwak… Paling enak kesana sama keluarga, pacar, temen. Tapi, saya tadi pergi sendiri… Hiks..😦

Perasaan saya yang (sampai saat ini) masih mendung, sedikit bisa dialihkan karena sekitar jam 2.30 siang, disediakan sebuah seminar mengenai Anggrek yang dibawakan oleh para pakar Anggrek. Lokasinya di Kediaman Dinas Walikota Palembang. Free.. alias gak bayar… Saya pun memutuskan untuk ikut kedalam seminar tersebut, walapun mayoritas Ibuk-Ibuk tapi gak apalah daripada sedih…

Yah.. ni tulisan cuma tulisan ringan yang saya posting sehabis mengikuti acara tersebut…

Mungkin ada manfaatnya, tapi yang jelas masih sulit untuk saya menghapuskan kegalauan hati saya saat ini. Entah, saya sekarang seperti bermimpi buruk yang benar-benar saya harap ini hanya sebatas mimpi yang ketika terbangun semuanya masih baik-baik aja. Tapi, ternyata memang sebuah kenyataan (pahit) yang harus saya terima. Saya gak tau apa salah saya, apa yang saya lakukan ataupun apa yang pernah saya katakan, semuanya gak jelas. Begitu cepat terjadi. Disaat saya dalam kondisi yang benar-benar rapuh, makin hancur dengan pernyataan yang jujur saja begitu membuat saya gak bisa ngomong. Makin lengkaplah kehancuran hari-hari saya akhir-akhir ini. Gak ada kesempatan (mungkin) untuk saya bisa meminta kepadanya secara jujur apa yang membuatnya bersikap seperti ini… Jujur, saat ini perasaan saya campur aduk. Kayak Kue Sus, garing diluar cair didalam. Keliatannya tegar, tapi beneran buyar…

Ya.. maafkan saya. Jujur, saya gak tau apa yang telah saya perbuat terhadap kamu. Tapi, saya benar-benar rapuh saat kerapuhan saya kamu lengkapi dengan sikapmu seperti itu. Sekali lagi, maafkan saya… Ingin saya bertemu, tapi pernah saya coba. Banyak hal yang saya lakukan untuk ngebuat rasa sakit ini hilang, mulai dari yang biasa sampe yang gak biasa saya lakukan, yaitu: marah-marah gak jelas tujuannya. Dengan harapan ini bisa sedikit terobati. Entah, apa yang harus saya ucapkan. Saya sedih…

Tolong, kasih saya ruang untuk bertanya…

Jika kamu bersedia…

Once again, I’m begging you to forgive what I’ve done…
I Miss You a lot… I need you in the days I have…
I wish you feel what I feel…

I miss you… So much…

Forgive me, Please!

10 responses to “[Festival Anggrek Palembang] Cara Lain Untuk Mengobati Hati…

  1. beeehh…wahyu narsis mode “on”. dari tiga foto itu, dua foto dirimu. apa sekarang sudah dibahagiakan oleh si bunga anggrek?πŸ˜€

  2. # perwira
    Thanks… buat komennya… Memang cinta kadang bisa buat cengeng dan saya akui itu sekarang, inget sekarang loh. Kalo cengeng bearti menandakan perasaan yang hidup kan…πŸ˜€

  3. Ping-balik: Anggrek « Itik Kecil·

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s