Archive

Author Archive

Cinta Itu…

November 15, 2009 7 comments

Love

Cinta itu bukan sebuah permainan….
dimana kita sudah bosan, pindah kelain hati….
cinta itu butuh pengorbanan, kejujuran, pengertian, kasih sayang dan komunikasi……

cinta itu sulit untuk diungkapkan…
tapi……
mudah untuk dirasakan…..
cinta itu PENGABDIAN DIRI TERHADAP HATI
cinta itu PANDANGAN YANG DALAM TERHADAP AURA KEIKHLASAN

cinta itu bukan dimulai dari januari dan berakhir di desember…
tapi……
cinta itu sejati_untuk hari ini, esok dan selamanya……..^_^

Categories: Self Learning, Wahyu Budiyono Tags:

Tunjuk Satu Bintang

November 12, 2009 3 comments

Love

Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Kadang tertutup awan, kadang mendung, kadang bergemuruh dan kadang terang benderang. Sesungguhnya, langit akan tetap berbintang tetap berbulan. Akan selalu ada bintang-bintang yang bersinar terang yang disertai dengan cahaya bulan. Jangan pernah mengatakan kalau malam ini langit yang kau lihat itu mendung, bergemuruh bahkan telihat suram itulah langit yang sebenarnya. Bukan, itu bukanlah langit. Itu awan. Awan itu seperti pelapisnya langit. Awan itu seperti bentuk suasana hati yang berubah-ubah. Entah karena rindu, resah, bahagia, sedih, gembira, berduka ataupun rasa cinta. Walau malam ini langit terlihat mendung, bergemuruh bahkan terlihat suram, akan selalu ada bintang-bintang dan bulan yang sedang bersinar dibalik itu. Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Akan selalu ada bintang-bintang yang bertaburan diatas sana. Walau terlapisi awan, yakinlah bahwa bintang-bintang itu ada disana dan akan tetap ada disana. Bersinar gemerlap…

Langit itu seperti sang pelukis hati. Pelukis yang nyata tentang perubahan suasana dan apa yang sedang ia rasa. Ia juga bisa berlapis mendung, bergemuruh bahkan ada kilat dan petir yang menyambar. Tapi itu bukanlah langit yang sebenarnya. Akan selalu ada bintang-bintang dan bulan bercahaya dibaliknya.

Tunjuk satu bintang diatas sana, dan katakan kepada seseorang bahwa aku melihat sebuah bintang berbaris dan aku yakin engkau pun melihatnya juga. Cinta boleh terpisah tapi tunjuklah satu bintang, kita akan tahu bahwa kita sedang memandang satu bintang yang sama. Katakan, bintang itu akan selalu hadir walau berlapis awan walau hari tlah siang. Ingatlah tempat bintang yang kau tunjuk, niscaya disaat gelap menjelang akan kau lihat kembali bintangmu bersinar. Katakan kepada seseorang, aku melihat bintangku malam ini, aku melihat bintangmu malam ini dan aku melihat bintang kita malam ini bersinar gemerlap. Bintang yang bisa kita lihat bersama walau dari jarak yang berjauhan. Seseorang itu boleh tak hadir disini tapi kita bisa melihat bintang yang sama dari jarak yang berjauhan. Katakan itu, bahwa aku merasakan kehadiranmu.  Cinta boleh terpisah tapi bintang-bintang itu akan selalu ada ditempatnya, bersinar, berkedip terang benderang. Walau cinta terpisah, bintang-bintang itu akan tetap ada disana, menempel dilangit luas tanpa batas. Ditempat dimana kau, aku dan kita bisa melihatnya bersama. Bintang itu seperti gambaran dari sebuah tujuan. Tujuan yang ingin dicapai walau berbeda langkah, berbeda cara. Tapi tetaplah tunjuk satu bintang, dan katakan bahwa kau bisa melihat bintang yang ku tunjuk.

Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Akan selalu berbintang selalu berbulan. Letakkanlah satu bintang dalam hatimu agar aku bisa melihat pendaran cahayanya dan kesanalah aku akan menuju, tepat dimana bintang itu bersinar. Dan itulah bintangku…

Kamera Digital Bisa Maksimal

October 24, 2009 9 comments

Dengan menggunakan sebuah kamera digital Sony Cybershot DSC-W35 7,2 Mega Pixel, saya menemukan sebuah keajaiban kecil tapi bermakna sangat luar biasa besar yang saya temukan disebuah pagi dilingkungan tempat saya tinggal. Disebuah pelataran semak pinggir jalan, saya mendapati sebuah pemandangan layaknya ‘kantor’ kecil bagi sekumpulan lebah mungil yang sibuk terbang dari satu bunga ke bunga yang lain. Kesibukan mereka seakan tak terganggu dengan kehadiran saya yang sangat terkesima dengan kegiatan mereka. Sungguh indah…

Dari sekian banyak lebah yang sedang ‘berkantor’ disana, hanya ada 2 ekor saja yang nampaknya ‘mengizinkan’ saya untuk mengabadikan bagaimana cara mereka bekerja beserta gayanya, yang sebagian besar bergaya nungging, lucu dan menggemaskan. Dengan penampilan yang cuek, lincah dan bersemangat, saya sangat antusias sekali untuk mengabadikan mereka dengan perekam gambar sederhana tersebut. Dan hasilnya… Eureka, Luar biasa…!!!!

Menggunakan setting: Auto Adjustment, Auto Flash, ISO Speed: ISO-100, Macro Auto Fokus [MAF] f/7,1 ON. Tanpa menggunakan ZOOM IN, saya sedikit menahan nafas saat mengambil gambar mereka sedekat mungkin karena aktifitas mereka menghisap madu pada satu bunga tidak lebih dari 2-3 detik dan juga menggunakan insting untuk menduga-duga bunga yang mana yang berikutnya yang akan mereka hisap. Maka dengan menggunakan segala daya upaya [hehehe], saya berhasil mendapatkan moment indah itu seperti berikut:

Dancing Bee 1

Dancing Bee 2

Dancing Bee 3

Dancing Bee 4

Note: Thanks so much for Suzan Oktaria for letting me to use the Cybershot. It makes beautiful captures.

LEARNING FROM ANTHONY BIANCO

October 13, 2009 12 comments

Anthony Bianco & Wahyu BudiyonoSudah sepantasnya lah saya mensyukuri lantaran adanya Pesta Blogger 2009 yang diselenggarakan di Palembang kemarin telah memberikan saya pengalaman baru, suasana baru, cerita baru dan yang terpenting adalah teman baru. Diantara sekian banyak tamu dan peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, yang paling memberikan perhatian adalah kehadiran seorang Blogger asal Australia, Anthony Bianco owner dari http://thetraveltrart.com.

Sebenernya kedatangan Anthony Bianco sempet bikin temen-temen dari komunitas blogger ketar-ketir. Pasalnya, anak-anak pada kaget pas dikasih tau kalo Anthony mau nginep dirumah salah seorang dari kita. Makanya ini yang bikin heran, bukannya kalo nginep dihotel aja, ini kok malah numpang nginep dirumah sgala, aneh…. Sekitar sore jam 5-an gitu, Lies Surya [toko easy] dapetin SMS dari si Bule yang bilang kalo besok sore [2 hari sebelum pesta blogger] dia nyampe. Walah… makin panik, anak-anak pada gak ada yang bisa dimintai bantuannya dengan berbagai alasan mulai dari yang masuk akal sampe akal yang gak masuk [ex: gua takut tidur sekamar ma bule, ntar dia ngapa-ngapain gua. Gimana doo...ng / kamar gua sempit ntar gua gak enak gitu ma tu bule kalo dia tidurnya kesempitan / dirumah lagi ada nenek gua yang nginep, ntar dia malah kena serangan jantung lagi tiba-tiba ngeliat ada bule nongol dirumah]. Belon lagi ditambah alasan gak ada yang bisa bahasa inggeris sgala lagi malah makin bikin suasana jadi kalang kabut dan tentunya ngerepotin mbak Ira.

Hari kedatangan si Ausy man pun tiba. Setelah mengambil keputusan untuk memberikan tempat nginep buat Anthony di kost-kostan Lies Surya [toko easy] ternyata si Ausy man bilang kalo gak usah jemput di bandara tapi tolong dijemput diloket travel Jambi Ratu Intan pagi sekitar jam 10-an, lebih cepet dari jadwal sebelumnya. W….hat??? Usut punya usut ternyata Anthony berangkat dari Jambi bukan dari Jakarta. Saya pun sempet mikir, ni bule satu model bule apaan ya…??? Kok beda dari tamu-tamu kita yang laen…???? Udah nginepnya numpang datengnya kok naek travel. Makin aneh…

Saya pribadi sebenernya punya pertanyaan tentang tamu satu ini. Tapi berhubung bukan saya yang jemput, jadinya nyabar aja nunggu sampe hari Kamis [pesta blogger 2009]. Singkat cerita, akhirnya saya ketemu sama ni bule aneh disaat mbak Ira dan Lies ngajakin saya ikutan nimbrung di Pempek Saga sekitar jam setengah 9 malam. Nah… disitu lah saya kenalan sama si bule yang masih punya darah Italia ini. Selain Anthony Bianco, disana udah pada kenyang temen-temen dari panitia Pesta Blogger 2009 Jakarta. Ada: Enda Nasution, Mbak Nena, Mbak Dita, Ichanx’s. Juga ikutan nongkrong perwakilan dari US Embassy Jakarta-Tristram Pery.

Disini kami gak ngobrol banyak karena udah pada konsen buat acara besoknya.

Anthony BiancoTepat hari Kamis, 8 Oktober 2009. Acara yang udah ditunggu-tunggu akhirnya mulai. Saya dateng persis jam 10 kurang dikit, satu jam sebelum acara dimulai. Setelah celingak-celinguk kiri kanan, saying ‘hi’ sama temen-temen, akhirnya orang yang dimaksud keliatan. Bule satu ini lagi asik update blog-nya sebelum acara dimulai. Saya pun menyempatkan diri untuk menyapa the Ausy man ini, yaa… tentunya dengan modal bahasa Inggris yang pelintat pelintut.

Untungnya si Bule termasuk kategori bule yang memang udah biasa bergaul dan berkomunikasi dengan mengkombinasikan bahasa lisan dan bahasa tubuh. Sehingga maksud serta arti dari sebuah pembicaraan bisa ditangkap. Maklum lah, Anthony sudah mengelilingi lebih dari 40 negara didunia.

Anthony Bianco menghabiskan 4 hari dikota Palembang. Selama 4 hari disini, kami mendapatkan cerita-cerita dari perjalanannya, cerita tentang keluarganya yang ada di Brisbane, Musik kesukaannya, alasan dia menjadi seorang traveller bukannya turis, arti slogan blognya dan lain sebagainya. Anak pertama dari dua bersaudara ini dimana adiknya seorang perempuan yang telah bekerja sebagai seorang perawat lokal di Brisbane juga tidak segan-segan menceritakan tentang asal mula dirinya dan keluarganya tinggal di Australia, menurutnya Brisbane adalah tempat ternyaman untuk dirinya tinggal walaupun Indonesia adalah wilayah yang membuatnya seperti tak mau pulang kerumah. Dari percakapan yang terjadi, saya jadi tau banyak mengenai arti Indonesia yang sebenarnya dari perspektif orang asing. INDONESIA adalah sebuah nama yang memiliki makna yang sangat kuat bagi seorang Anthony Bianco. Dia mengatakan bahwa: The Real Indonesia is not good hotels, good service, good dinners, good transportation, good bedroom or good swimming pool or beach. But Indonesia is the originality of Indonesia people, the way they live, the origin of Indonesia culture, traditional foods and drinks and how they keep their tradition.

Wow, saya terperanjak mendengarkan arti Indonesia dari seorang asing yang baru 4 hari berkunjung di Palembang. Sedangkan Indonesia memiliki wilayah yang lebih besar dari sekedar kota kecil seperti Palembang. Tapi apa yang saya dapatkan adalah sebuah makna yang sakral dari sebuah negara yang bernama INDONESIA.

Anthony mengatakan: “Jikalau saya adalah orang yang berkunjung kesuatu negara, ambil contoh Indonesia untuk menikmati fasilitas hotel berbintang, makanan yang enak, pelayanan yang baik, pemandu wisata yang ramah, dan saya menghabiskan hari-hari saya dengan bermalas-malasan dipinggir pantai. Saya bisa katakan bahwa diseluruh dunia fasilitas dan kenyamanan seperti itu juga bisa anda dapatkan. Jadi apa menariknya jika saya mengatakan bahwa saya menikmati Indonesia??? Indonesia yang sebenarnya tidaklah seperti itu. Indonesia bukanlah Bali atau bukan juga wilayahnya yang diiklankan dengan menampilkan hotel-hotel yang megah, pantai yang indah ataupun kota yang ditata modern. Tapi Indonesia yang saya cari adalah Indonesia yang memperlihatkan wajah asli masyarakatnya, bagaimana cara mereka hidup, asal-usul mereka, sejarah yang membentuk mereka, makanan dan minuman asli mereka, gaya hidup mereka dan sebagainya yang menampilkan Indonesia yang sebenarnya dan tidak menampilkan wajah ‘menipu’ kepada saya. Dan itulah yang saya cari untuk saya nikmati. Saya akan katakan kepada teman-teman saya di Australia, dikomunitas Twitter, dan siapa pun yang mengujungi website saya “Inilah Indonesia yang sebenarnya, jika anda ingin mengunjungi Indonesia, kunjungilah apa yang telah saya kunjungi karena itulah Indonesia yang sebenarnya””.

Anhtony Bianco & Wahyu Budiyono At Masjid AgungInilah alasannya, mengapa selama dia disini kami dari komunitas blogger wongkito cukup terheran-heran melihat seorang Anthony Bianco begitu menikmati apa yang disajikan. Mulai dari tempat menginap yang.. ya ampu…nnnn… jauh banget dari kesan nyaman. Rumah Kost…!!!! Tidur dengan kasur tipis diatas lantai ala rumah kost, gak ada AC Cuma ada kipas angin itupun kecil, bantal yang kempet yang bisa disebut bantal kalo udah ditumpuk tiga. Kamar mandi yang airnya dibatasi jam ngalirnya, belum lagi sarapan yang terkesan asal nampel perut semacam bubur ayam ataupun kelepon dan onde-onde. Jangan ditanya untuk akomodasi jalan-jalan keliling kota, mungkin kita berharap adanya fasilitas mobil antar-jemput ber-ac dan bertata suara nyaman. Nggak….!!!! Akomodasinya: ANGKOT!!! Panas-panas keliling kota Palembang, dengan penampilan fisik yang gak sama dengan orang Palembang. Besar, Tinggi, Kulit putih, Hidung Mancung, Mata Biru, Rambut tipis, sedikit brewokan, sudah cukup untuk menarik perhatian orang sekitar yang melihat bule satu ini. Bahkan Anhotny harus sedikit kesulitan selama didalam angkot karena postur tubuhnya yang tidak dirancang untuk naik angkutan umum di kota Palembang. Selama dia disini,  belum pernah terdengar Anthony mengeluh dengan apa yang didapatkannya selama dia menghabiskan hari-harinya kota Palembang. Belum lagi sikap ramah dan juga bisa diajak becanda yang membuat anak-anak di kost pink [nama kost tempat dia menginap] pada seneng ikut-ikutan ngobrol bareng dengan pria yang suka dengan pearl jam ini. Bahkan beberapa anak kost ada yang berani mengajak Anthony ngobrol dalam bahasa Palembang, keren gak tuh… Boro-boro ngerti, Anthony Cuma cengengesan sambil bilang kalo dia gak ngerti apa yang dibilang barusan dan mita tolong dijelasin. Sambil ngakak meminta bantuan Arles [anak kost disebelah kamar Anthony menginap] untuk membantu menjelaskan. Tak hanya itu, Anthony juga tak segan-segan untuk nongkrong sambil jongkok dipinggiran kost atau bahkan ngetuk pintu kamar kost yang terbuka hanya untuk sekedar nimbrung ngobrol. Luar biasa… He is a nice guy, really nice guy…

Ada satu lagi sikap yang ditunjukan oleh pemilik situs travelling thetraveltart.com ini. Anthony sedikit keberatan jikalau kami selalu ngebayari dia makan, minum ataupun uang angkot. Dia mengatakan: “I really appreciate for all you can do to me, guys.. But please, Don’t make me feel like a king, I can pay it for myself. I really appreciate it if you don’t treat me like this all the time. You guys are so kind to me, I don’t a wanna be a burden for you ‘cause you are my friends now”. Saya dan teman-teman selalu menjawab bahwa inilah tradisi yang ada ditengah masyarakat kita. Dan sekali lagi walaupun Anthony cukup mengerti tapi dia merupakan orang yang memegang teguh sikap kesatria. Dia mampu dan dia melakukan ini karena dia benar-benar mampu bukan untuk menjadi beban bagi yang lain. Sekali lagi, Luar Biasa…

4 hari Anthony Bianco ada di Palembang, selama 4 hari juga kami mendapatkan kesan yang berarti setiap harinya dia berada disini. Tak hanya karena ‘his good personality’-nya yang bikin kita jadi gak sungkan tapi juga membawa efek kepada anak-anak kost tempat dia menginap. Ada satu kali, Anthony nampaknya tidak pernah menjemur handuk yang dipakainya sesudah mandi. Ini menyebabkan aroma ruangan kost tempat dia menginap menjadi kurang segar. Secara spontanitas anak-anak menjemur pakaian, handuk serta membersihkan ruangan disaat Anthony sedang berpergian. Kenapa anak-anak kost bisa seperti itu? Ya… karena Anthony Bianco adalah orang yang menyenangkan. Ternyata benar, SIKAP itu seperti medan magnet yang akan menarik lingkungan sekitarnya kearah medan magnet itu berasal [John C. Maxwell] ataupun kata buku The Secret dengan The Law of Attraction-nya. Ini dibuktikan disaat salah seorang dari kami menanyakan apa yang harus dipersiapkan untuk melakukan perjalanan seperti yang dia lakukan. Anthony Bianco mengatakan bahwa “You have to believe in what you do and build a good relationship with everybody who is gonna be a part of your trip and one’s more, sometimes you have to be a litlle bit crazy to do it-milikilah keyakinan terhadap apa yang akan kamu lakukan dan bangunlah hubungan yang baik dengan orang-orang yang akan menjadi bagian dari perjalanan kamu itu dan satu lagi, terkadang kamu harus sedikit menjadi gila untuk melakukannya”. Ditambahakannya, bahwa persiapan bukanlah hal yang utama melainkan anda adalah orang yang memiliki keinginan dan keyakinan yang kuat bahwa YOU ARE A TRAVELLER NOT A TOURIST.

Anthony Binco & All LadiesHari terakhir dari seorang Anthony Bianco berada di Palembang, tentunya kami dari komunitas blogger wongkito juga ingin mempersembahkan sebuah pesta kecil, yaitu: A Farewell Dinner With Anthony Bianco. Sebuah acara makan malam bersama si bule yang sudah: mengunjungi Benteng Kuto Besak, Berforo diatas Jembatan Ampera, makan malam di Riverside Restaurant, melihat kehidupan masyarakat di Kampung Kapitan, wisata purba ke Pulo Kemaro, naik Ketek menyusuri kehidupan pinggiran Sungai Musi, makan Model H. Dowa, minum Es Kacang Merah Mamat, berpose di Masjid Agung, makan Martabak HAR, sarapan bubur ayam, makan Pindang Tulang, berkunjung ke Cek Ifah songket, nyicipin Brengkes ikan patin dan Tempoyak serta cara pembuatannya, makan duren di Pasar Kuto, jalan-jalan ke Pasar 16, mengunjungi musem SMB II, Foto bareng dengan 40 orang mahasiswi UNSRI, makan klepon / onde-onde dan nyobain malem-malem minum Bandrek. Semuanya tidak terlepas dari partisipasi yang luar biasa dari teman-teman seperti: Mbak Ira [itikkecil] yang udah bela-belain nyupirin Anthony pake mobil kantor, Lies [tokoeasy] yang sedikit banyak ngurusin tempat nginep dan sarapannya Anhtony, Arles yang selalu jadi guide setianya, Arie Ardiansyah/Goiq yang juga bela-belain jadi tukang anter-jemput keliling Palembang, makan malam dan nganterin kebandara walaupun sedang puasa syawal dan terkena serangan flu dan batuk kronis dan Suzan [suzannita.wordpress.com] yang sedikit bolos kerja untuk nememin Anthony jalan-jalan.

A Farewell Dinner For Anthony BiancoA Farewell Dinner With Anthony Bianco diselenggarakan di Toro Cafe kawasan Kambang Iwak. Dihadiri oleh: Jemix, Mbak Ira, Lies, Elda, Ardy, Rahmat [Maxs], Cicit, Ouja, Kak Rio, Arle Goiq, Arles, Suzan, Jafis dan tentunya saya sendiri, Wahyu Budiyono. Setelah selesai makan malam, kami pun memberikan sebuah souvenir sebagai bentuk kenang-kenangan yang semoga saja selalu mengingatkan Anthony Bianco-thetraveltart bahwa dia pernah mengunjungi Palembang dan telah memiliki banyak teman disini. Dengan memasangkan sebuah TANJAK [aksesoris kepala untuk kaum pria Kerjaan Palembang] kekepala Anthony Bianco, seraya memberi pesan: “This a symbol that always reminds you about you friends in Palembang. You are a part of our friendship now. And we hope you will be back here again someday. And tell all your friends and your Family in Brisbane that You have many friends in here”

Malam itu adalah sebuah malam yang memang kami buat khusus untuk Bule yang ramah dan mau berbagi ini. Jujur, saya banyak belajar dari seorang yang bernama Anthony Bianco. Pembelajaran tentang sikap, penghargaan, keyakinan, membangun hubungan, komitmen dan juga arti dari sebuah pertemanan.

Anthony Bianco & Wongkito

This is it. A Learning From Anthony Bianco. A man who called thetraveltart.

Baca juga Blog Anthony Bianco:

1. Things To Do In Palembang

2. Palembang Indonesia Little Bangkok

3. Thanks for Everything Palembang

KETIKA JILBAB BER-GString

October 13, 2009 23 comments

Sebenernya, saya buntu akal mau nulisan apaan dengan bahan sebuah poto cewek berjilbab yang memiliki pesona ‘tak biasa’ ini. Saya pun bertanya-tanya, emang udah jamannnya ya… Kalo Jilbab model jaman sekarang bentuknya ya… kayak ginian…

Berhubung saya bukan seorang pengguna jilbab tapi suka dengan wanita-wanita berjilbab, jadinya wajar banget kalo saya punya pertanyaan dengan mereka yang memiliki ‘pesona’ berbeda dari penampilan Jilbab mereka.

Eits… Saya gak lagi menghakimi ataupun menghina terlebih lagi mencoba untuk menggurui. Secara saya lelaki normal, wanita cantik yang menyungguhkan penampilan yang ‘menarik’ sering sekali bikin jantung deg deg an gak teratur. Coba aja, kalo ente duduk dibelakang cewek yang model kayak begini, hayo…. Kalo emang laki normal… Karena saya gak pernah menanyakannya kepada kepada gay, kaum homo ataupun bencong tentang reaksi mereka kalo liat pemandangan yang… apa ya… Ntar disebut pemandangan INDAH, malah dosa… Disebut pemandangan JELEK ntar malah jadi naif… Disebut REJEKI tapi kayaknya gak bikin nambah duit…. Gak diliat ntar malah rugi… Diliat terus-terusan malah takut kebawa mimpi… Bingung…

Memang gak ada yang aneh kalo cewek pake Gstring, loh memang dibuat khusus buat kaum hawa… Yang aneh kalo kaum adam pake gituan. Iiiihh….hhhhhhhh….!!!!!! Amit-amit jabang kebo…!!!!!

Ketika Jilbab Ber-GString

Categories: 18+, Iseng Tags: , , , , ,

Sehabis Pesta…

October 13, 2009 5 comments

Pesta Blogger 2009

[WONGKITO] PESTA BLOGGER 2009

October 7, 2009 4 comments

NAFASMU MEMBUNUHKU

October 3, 2009 1 comment

Kejadian ini sering terjadi disaat saya melakukan sholat jum’at. Banyak cerita yang bisa disimak kalo sholat berjamaah dimasjid. Macam ragam macam tabiat. Dari banyak pengalaman sholat berjamaah, menurut saya sholat jum’at lah yang paling banyak menuai cerita. Pasalnya, sholat yang khusus diperuntukkan bagi kaum adam ini terbilang istimewa. Dilakukan siang hari, diawali dengan ceramah. Rukun sholatnya pun unik, dimana mendengarkan / menyimak khotib berkhutbah merupakan salah satu rukun jum’at, karena rukun maka ‘haram’ hukumnya ngobrol, menegur ataupun berbicara yang sekalipun tujuannya untuk mendiamkan yang lain bisa bisa batal amal jum’at nya.

Ada kejadian yang sering sekali mempengaruhi konsentrasi saya disaat melaksanakan sholat jum’at. Hampir setiap kali malah… Dimulai saat selesai sholat sunnah pas mau salaman kanan kiri, eh… malah pada tidur. Itu satu, keduanya pas khutbah jum’at, si khotib yang kurang mumpuni kadang bisa juga bikin ngantuk lantaran isi khutbah yang seperti baca koran. Bacaaaaaa……… aja. Gak ada intonasi, gak ada tanda baca, gak ada kontak mata, semuanya datar…. dan kedataran khutbah ini lah yang mengundang ‘para setan’ untuk meninabobokan para jamaah sekalian. By the way anyway busway, tidur disela-sela khutbah jum’at itu punya kenikmatan tersendiri, selain rasa kantuk yang rada beda, gak pulesnya itu loh yang bikin asik ditonton. Kayak pas jum’at an kemaren, ada bapak-bapak disebelah udah rada tua gitu, bawa tasbih, pake gamis, setelan ptuih-putih, saya awalnya duga nih pasti kiyai, ngeliat butir tasbihnya muter terus kayak yang khusyuuuk banget dzikirnya. Eh, selang 10 menit kemudian pas noleh kok nunduknya makin kebawah, ini dzikir model baru apa ya… Saya baru tau kalo ni bapak-bapak tidur pas jeda khtubah kedua, terdengar lah ngorok ni orang…. ngroookk… lirih, pelan, halus tapi pasti… Mantabz!!!!

Pas ditoel dikit, sibapak kaget dan dahsyatnya nih calon aki-aki langsung bediri…!!!! Busyetttt, sekarang kan baru baca do’a belon mulai sholat. Satu jemaah masjid para heran ngeliat nih bapak-bapak yang bediri sendirian. Dengan tampang tanpa dosa, dia negor saya yang masih nengadahin tangan, bedoa… “Kamu sih, kok gak ngasih tau kalo masih doa…” sambil pasang tampang oon, Saya pun terus ngucap: “Amin… Amin… Amin…”.

Ada lagi yang bikin rese, kalo sholat satu shaf dengan orang yang bersinnya gak berhenti-berhenti… Pernah satu kali, disebelah saya ada anak abg (mungkin baru belajar tobat, hehehehe) yang lagi kena flu berat. Meler-meler hidungnya, bikin saya mau pindah shaf yang ada didepan. Eh, dasar gak nasib ternyata udah keduluan dengan yang laen. Terpaksalah harus sebelahan dengan pembawa virus yang ikutan sholat. Apa yang saya duga ternyata bener, baru takbir pertama belon masuk Al-Fatihah, nih anak udah bersin keunceng buanget… HUACHEEEEIIII….!!!!

Alamak… Baru masuk rakaat pertama aja udah ngadepin ujian yang beginian. Saya istighfar dalem hati. Ternyata sampai selesainya rakaat pertama keadaan aman terkendali meskipun ada selingan suara tarikan ingus tuh anak penyakitan. Tapi, disaat ruku’ rakaat kedua terjadilah insiden yang lebih besar dari sebelumnya… Dia bersin lagi dan kali ini lebih kenceng, lebih bersemangat dan lebih bertenaga dan dibarengi dengan suara mendesis gitu dan ternyata oh ternyata bersin yang kedua ini yang membuat saya mau  muntah, bersin yang super keunceng dan mendesis itu tak hanya menyebarkan bakteri keudara tapi juga memuncratkan ingus yang kental dan dalam jumlah yang banyak. Sehingga menodai sajadah masjid tempat dia sujud…. Crot..!!!! Ya, Allah… Ampuni hamba Mu ini….

Si anak kalong pilek ini, serba salah. Lantaran kalo habis ruku’ ya.. sujud… Nah, loh!

Inilah momen yang saya tunggu-tunggu “Rasain lo…”. berhubung tuh ingus gak mungkin sempet dilap, ni anak kualat gak ilang akal, dia sedikit ambil ancang-ancang buat sujud dengan cara sedikit mundur kebelakang tujuannya sih buat ngindari ingus beracunnya itu. Tapi, dasar memang kualat, tindakannya ini membuat jamaah yang ada dibelakang nih anak menyundul pantat kutu kupret ini. Disundul pantatnya, bikin nih kunyuk terdorong kedepan dan akhrinya giliran dia menyundul pantat jamaah yang ada didepannya… Huakakakakakakakakak, mampus lu…!!!!

Cepet-cepet anak ini membenahi posisi sujudnya yang akhirnya dengan terpaksa harus mencium ingus yang masih segar hasil produksi dia sendiri. Ehm… Nikmatnya….

Eitz, itu baru sujud pertama!!! Ada sujud kedua…. Sujud lagi kita ya… Sujud…. Sedot lagi tuh ingus… Sedep….

Sakit perut saya menahan ketawa, dan saya sadari batal sudah sholat saya. Tapi saya bersyukur kalo Tuhan membalas secara langsung mereka yang tidak bersuci. Pas salam terkahir, bapak-bapak yang ada dikanan-kiri depan belakang anak ini (termasuk saya) serentak menoleh kearahnya. “Astagrfirullahal’azii…mmm…” Sambil melotot, niatnya mau marah… Pas liat mukanya yang masih ada sisa ingus yang menempel, rencana marah pun jadi batal. Segera saja kami yanag disekitar anak yang dimaksud kompak menyingkir.

Kalo ingus atau bersin dan bisa juga batuk datengnya sekali-sekali. Tapi yang paling berbahaya adalah NAFAS BAU alias BAU NAGA. Ampun deh, kalo yang ini pernah hampir bikin saya mau pingsan.

Namanya bau mulut sering kali gak diperhatiin sama orang yang sholat berjamaah. Mulut komat-kamit baca ayat sudah bisa menjadi perantara menyebarkan bau mulut bin maut ini. Ditambah lagi dengan bantuan kipas angin yang hilir mudik berhembus kearah kanan dan kiri. Makin lengkaplah penyebaran bau mulut beracun yang bisa bikin batal pahala sholat yang laen.

Pernah sekali saya mengalami, ada seorang renta yang sholat disebelah saya. Pas bilang: “AMIIII…NNNN” Huee..kkksss… mendadak isi perut bergejolak. Belon lagi ditambah dia komat-kamit ngelanjutin baca Al-Fatihah dan ayat pendek. Gak hanya itu, sepertinya sudah tumpul kali ya indra penciumannya nih orang pake kuat-kuat pula ngucap takbir “Allahuakbar..” Makin komplit lah bau bangkai yang saya cium. Sebab sepanjang ni orang sepanjang itu pula saya harus menghirup udara berpolusi yang berasal dari mulut berbau bangkai tadi. Baunya itu kayak ada bangkai tikus yang udah setaon gak dikeluarin dalem mulut. Duh..duh.. ini orang kok bisa ya gak ngerasa….

Saya pernah liat seorang jamaah yang mungkin seorang staff kantor sedang salin baju dikamar mandi. Salin bajunya total lagi, dimana pakaian kerjanya gak dipake untuk sholat jum’at. Luar biasa… Subhanallah!

Beneran siap untuk menghadap Tuhan-nya. Jadi pantaslah kalo Tuhan mengasihi orang-orang yang selalu bersuci seperti bapak yang satu ini. Patut ditiru…

Sholat berjamaah itu lebih baik daripada sholat sendiri karena imbalannya lebih baik dan lebih besar. Dituntut juga persiapan yang matang karena kalo sembrono bisa-bisa dosanya berlipat ganda juga lantaran menggangu kekhusyukan jamaah lain akibat ketidaksiapan kita.

Mari berbenah diri…

A MESSAGE FROM HEAVEN

October 3, 2009 1 comment

“Kalo suka, knapa gak skalian lu minta dijodohin ma tu anak?” Kata seorang guru agama sama muridnya.

“Gimana urusannya nih pak ustadz, kok malah minta dijodohin segala. saya suka sama dia tapi tu anak udah punya pacar gitu. Udah 6 taon lagi pacarannya” Jawab sang murid.

“Eh, denger ya… Kalo lu mintanya pacar udah pasti kagak dikabulin tu doanya elu. Tapi kalo lu mintanya istri, Insya Allah deh apa sih yang gak mungkin kalo Allah udah bilang Kun Fayakuun. Ketimbang urusan satu perempuan ini… Pacaran ntu kagak ada status hukumnya, 6 taon juga kagak ada artinya orang cuma pacaran doang, yang penting kalo elu doanya sungguh-sungguh minta dijodohin ma ntu anak Insya Allah pasti ada aja jalannya. Lagian elu kok letoy banget sih jadi laki… Optimis dong!”. Kata guru memberikan optimisme kepada muridnya.

“Bener juga yak… “ Imbuh sang murid.

“Yang penting, elu pasang niat yang kuat trus perbaiki kualitas diri dan jangan lupa ikhtiarnya juga dikencengin lagi tinggal ujungnya biar Allah yang maenin alur ceritanya. Ngerti?”

“Iya ustadz…” Kata sang murid sambil ngangguk.

Itu dia sekilas cerita yang saya dapatkan dari seorang teman yang mengalami sendiri kejadiannya. Sudah lebih dari 1 tahun tidak berjumpa, pada saat sholat subuh di Yayasan Pusri Al Aqobah I dibulan Ramadhan 2009 saya kembali bertemu dengan teman lama saya tersebut.

Kami pun ngobrol-ngobrol dan akhirnya dia menanyakan apakah saya sudah menikah. Saya jawab, BELUM. Teman saya ini ketawa ringan sambil bilang : “Gua udah nikah, Yu… Anak gua baru 1 bulan sekarang…”. Alhamdulillah… tak lama setelah pernyataannya tersebut, berceritalah dia mengenai pertemuannya dengan sang  istri waktu itu. Pertemuan yang biasa yang berujung kepada tumbuhnya rasa suka dalam hati teman saya ini yang kemudian perasaannya ini dia ceritakan kepada guru agamanya waktu di Jakarta. Dia bilang kalau dia punya rasa dengan anak salah seorang donatur masjid tempat dia tinggal. Pertemuan itu berawal lantaran teman saya ini juga ikut mengurusi remaja masjid dan perempuan yang teman saya suka ini kebetulan suka memberikan materi pendidikan di Taman Pendidikan Al-Quran yang ada di Masjid tersebut. Mulai dari sinilah perasaan itu muncul. Berbulan-bulan teman saya ini menjadi seorang secret admirer alias penggemar rahasia akhirnya gak tahan juga untuk diungkapkan. Dan seperti cerita diatas lah, kisahnya tersebut diceritakan kepada saya…

“Tapi beneran loh, Yu… Kalo kita beneran mintanya jodoh apapun yang gak mungkin jadi mungkin, apapun yang gak logis bisa jadi logis, apapun yang nampaknya sulit kok jadi mudah gitu loh… yang penting kepantasan diri kita untuk segera mendapatkan jodoh itu yang paling utama” Teman saya berujar.

Saya sempet diam sebentar dan tidak terlalu lama dia melanjutkan.

“Begini, menikah dan memiliki pasangan hidup itu adalah salah satu kenikmatan terbesar dunia yang diridhoi oleh Allah. Banyak manfaat dan pemenuhan janji Allah bagi orang-orang yang menikah. Lu tau kan apa aja… Nah, itu baru kenikmatan dunia belon lagi yang diakhirat. Banyak orang bisa melihat kebahagiaan dan kenikmatan menikah tapi mereka ingin merasakannnya diawal yaitu dengan berpacaran. Ini gak bisa!. Kenikmatan berpacaran itu sifatnya semu dan sangat sedikit sekali manfaatnya, gua udah ngarasain sendiri kok, lu tau kan gua gimana…  Makanya banyak orang pacaran tapi gayanya kayak orang-orang yang udah nikah gitu… Ujung-ujungnya ya nikah juga tapi lantaran begituan… Ini yang bisa memancing laknat Allah bagi orang yang menikah karena MBA. Bukannya makin berkah malah menikah makin banyak malapetakanya”.

Saya pun sedikit memotong : “Trus, gimana ujungnya lu bisa insap begini…? Hehehehe”

Teman saya meneruskan : “Hahahahaha, elu bilang gua insaf? Alhamdulillah deh… Iya nih gua memang saat itu mikir, kok begini begini aja ya hidup gua, gak ada kemajuannya dalam arti apa sih yang jadi motivasi hidup. Gua nikah bukan karena temen-temen kita udah pada nikah, Yu… tapi karena gua yakin banget kalo Allah itu Sang Penepat Janji, DIA kan menjanjikan kalo kita nikah kebahagian dunia akan dilipat gandakan, trus rejeki akan dibikin berkali-kali lipet, dapet jaminan surga juga, udah itu juga yang paling enak adalah halallantoyiban. Hahahahaha…. Gua pengen bahagia, Yu… Pengen dapet kebahagiaan yang belon gua dapetin seumur hidup gua. Trus juga gua pengen kaya yang beneran kaya bukan kaya yang kayak-kayaknya kaya. Intinya, gua pengen buktiin janji Allah ama gua, entah kok gua pengen banget, Yu…”

Obrolan kami pun berlanjut menceritakan tentang para mantan-mantan pacarnya yang entah apa kabarnya sekarang. Saya mengenal teman saya ini sudah cukup lama. Kami pernah menghabiskan masa sekolah bersama walaupun tidak satu sekolah. Teman saya ini memang seorang yang memiliki karisma yang luar biasa. Makanya gak heran kalo temen perempuannya segambreng. Dia selalu bilang kalo dia mau nikah kalo udah jadi orang kaya, makanya itu saya kaget setelah saya ketemu beliau dan ternyata telah menikah.

Sesampai diujung pertemuan kami, dia pun berpesan kepada saya:

“Jadikan diri kita memiliki KEPANTASAN untuk mendapatkan jodoh terbaik didunia ini. Caranya, kalaulah MENIKAH adalah sesuatu ANUGRAH YANG LUAR BIASA, sudah sepantasnyalah kita menjadikan kualitas diri kita pantas untuk mendapatkan sesuatu yang LUAR BIASA itu. Jangan maunya aja yang enak tapi pribadinya manusianya rendah. Pengen dapet istri cantik, solehah, agamanya bagus, turunan baek baek, pinter ngaji, paham agama, bisa ngurus suami, nurut dan sebagainya tapi kitanya masih sholatnya yang gak khusyuk, suka telat, bolong bolong, ngajinya gak lancar, gak nurut ma orang tua, sedekahnya kurang banyak kurang gede, tahajjudnya minim, dhuhanya juga minim, bermasyarakatnya kurang bagus. Ya… gimana mau dapet…. Kalo pun dapet ya dapetnya yang gak nurut ma orang tua, yang gak sholat, yang gak ngerti agama dan laen-laen persis kayak kualitas kita tadi. Pokoknya kalo lu pengen dapet pasangan terbaik didunia lu mesti jadi ‘pacar’ terbaik dulu deh bagi Allah… Kalo elu udah beneran ditaksir ma Allah, apapun lu minta semuanya jadi gampang…. Siapa yang bakal ngira gua bisa matahin dominasi mantan pacarnya bini gua yang udah 6 taon pacaran kalo bukan ada Allah yang ikut campur. Bapak tu laki kayanya kurang apa coba, malah bini gua dulu pernah dipinjemin mobil Yaris buat kuliah selama lebih dari 2 taon plus uang bensin, pokoknya bini gua dulu ceritanya udah mirip pujaan bagi tuh laki, Yu… Tapi sekali lagi, kalo udah jodoh semuanya jadi PASTI. Orang boleh bilang GAK MUNGKIN tapi kalo Allah yang bilang Kun pasti Fayakuun…”

Yapz, that’s right, dude….

Sambil jalan menuju parkiran masjid, sekali lagi pesannya untuk saya:

“Mintalah kepada Allah perempuan-perempuan yang elu kenal baik sekarang dan halal menikah dengan elu yang salah satu dari mereka mungkin akan menjadi pasangan hidup lu yang baik dan yang terbaik serta selalu menjadi yang terbaik. Percaya deh… Lu pasti gak bisa ungkapin dengan kata-kata kalo lu udah dapet kebahagiaan itu. Inget, milikilah KEPANTASAN diri untuk mendapatkan JODOH TERBAIK lu itu karena banyak orang berbicara dan berkata ‘BELUM SIAP’ untuk menikah tapi sebenarnya kalimat itu memiliki arti tersirat yang mengatakan bahwa dia belum siap memperbaiki diri. Gua doain deh… Semoga elu, Wahyu Budiyono termasuk golongan orang-orang yang selalu memperbaiki diri…”

Amin ya Rabb…

Benar adanya apa yang disampaikan oleh teman saya itu. Sungguh pun mengapa jodoh itu belum datang tentunya diri ini belum banyak melakukan perbaikan diri yang sepantasnya Allah inginkan.

Thanks Allah, I Love YOU so much…

It’s a message come from heaven. Yes, It is…

Heart

Minal ‘Aidin Wal Faidzin

September 18, 2009 1 comment

Selamat Lebaran