Yang Kecil Yang Bermakna

Terima kasih Baba dan Ibu, semoga kehadiran saya dirumah tidak membuat Baba dan Ibu merasa bosan. Karena saya mencari orang tua di saat saya diluar rumah. Dan Baba dan Ibu memberikan kesan itu begitu dalam kepada saya. Terima kasih juga atas kue kecil yang bermakna besar bagi saya ini. Terima kasih…

Kata ‘Jomblo’ Yang Salah Dipahami

Saya mengawali tulisan ini dari sebuah sms yang menurut saya mengandung kesalahan persepsi. SMS tahun baru yang berasal dari orang yang lebih dari 3 tahun saya kenal tersebut seakan ingin mengatakan bahwa saya sudah tidak menganggap apa-apa lagi terhadap dirinya.

Memang, bukan sekali ini saja QUOTE atau istilahnya KUTIPAN berujung kepada kesalahpahaman pendapat. Secara memang Social Networking a.k.a Jejaring Sosial semacam Facebook dan teman-teman cuman tempat untuk cuap-cuap kecil bukan tempat untuk pemaparan. Untungnya saya punya Blog, jadi saya bisa memanfaatkan hak jawab saya terhadap kesalahapahaman persepsi tersebut.

Ada dua kasus yang ingin saya angkat terlebih lagi karena saya mengalaminya sendiri.

Pertama:

Disaat saya mengomentari sebuah Postingan tentang makanan di: langsungenak.com, maksud saya ingin menyalin resep Pancake, gak taunya dikira saya nya bilang kalau resep tersebut cuma kopian dari tempat lain. setelah dijelaskan kembali. Baru bisa dimengerti.

Kedua:

Status di Facebook yang saya tulis, awalnya saya menulis status SENDIRI dengan maksud bahwa saya malem tahun baru cuma sendirian alias gak ada acara. Trus ada yang komen, sambil nanya: Ayuk Mano Kak?. Ditanya beginian ya saya jawab: Jomblo. Trus ditimpali lagi: Hehehehe… Cari yang baru kak. Saya jawab: Tau deh.. Masih Belom Mood. Maksud jawaban saya ini adalah kalau saya mengatakan bahwa mantan saya yang dulu dikenal sama orang-orang tersebut sepengetahuan saya masih Jomblo dan Gak tau kenapa masih ngejomblo mungkin belom mood kali.

Kasus kedua inilah yang memancing saya mendapatkan kiriman SMS yang [lagi-lagi] salah paham. Yang ngirim SMS mikirnya kalo saya sudah Jomblo dan sudah tidak memperdulikan apa yang saya dan dia sepakati pada tanggal 25 Desemer 2009 yang lalu.

Alangkah tololnya saya harus melewati sebuah perjalanan selama 3 tahun dan menghadapi berbagai persoalan yang ada ditengahnya hanya untuk menuju kesebuah kata ‘MENYERAH’???

Kesimpulanya…
Bagi saya, dia tetap menjadi orang yang saya istimewakan. Sampai detik ini. Tapi saya gak tau, saya sebagai apa bagi dirinya…

Antara HATI & OTAK

Tulisan ini tidak bermaksud untuk menghakimi ataupun mencap bahwa seseorang lebih baik atau lebih buruk dari yang lain. Sekedar sebuah bentuk pemaparan dari saya yang saya dapatkan dari beberapa guru saya dan buku-buku yang melandasi tulisan ini. Dan semoga saja bermanfaat bagi kehidupan Anda.

Okay, mari kita mulai…

Sebagai permulaan, mari kita mulai dengan sebuah kutipan yang berbunyi: “MULAILAH DENGAN YANG KANAN”. Menurut penafsiran dua tokoh, yaitu: Ippho Santosa [Konsultant Bisnis] & Ary Ginanjar [Spiritualis] berarti: Mulailah dengan OTAK KANAN atau Utamakanlah OTAK KANAN. Beberapa sumber kultur yang memaparkan tentang istilah KANAN, baik itu yang dianut oleh kaum Muslim, Nasrani ataupun kultur masyarakat Indonesia itu sendiri akrab dengan segala sesuatu yang bersifat KANAN yang identik dengan KEBAIKAN. Ambil contoh: Jika Al-Qur’an mengatakan Golongan Kanan, maka Injil memakai istilah Sebelah Kanan. Kalau orang Padang mengatakan Langkah Su yang berarti Langkah Kanan, orang Batak bilang Dalang Siamun yang berarti Jalan yang Kanan. Di Indonesia sendiri sangat akrab dengan istilah Tangan Kanan yang berarti Orang yang Dipercaya. Lambang Negara Indonesia Burung Garuda pun menoleh kesebelah KANAN. Bukan kesebelah kiri ataupun menghadap kedepan atau yang lebih konyol kepala burungnya menghadap kebawah. Hehehehe, menandakan tidak bersemangat sekali tu burung ya… Sekali lagi, kesemua itu identik dengan KEBAIKAN.

Mari kita lihat contoh lain; Dalam bahasa Inggris, kata KANAN kebetulan berarti RIGHT dan kata KIRI berarti LEFT. RIGHT artinya KANAN atau BENAR dan LEFT artinya KIRI atau KETINGGALAN. Ini diasumsikan bahwa yang KANAN itu selalu BENAR atau SELALU TERDEPAN dan KIRI diasumsikan sebagai YANG KETINGGALAN.

Di Indonesia sendiri beberapa Pengusaha berpihak pada yang KANAN, ambil contoh: Big Boss PRIMAGAMA-Purdi E. Chandra secara terang-terangan mengatakan bahwa ia berpihak pada yang KANAN, yang artinya OTAK KANAN. Itu juga persis dikatakan oleh orang-orang sukses semacam: Bob Sadino, Tung Desem Waringin dan Ciputra.

Mengapa mereka begitu jelas-jelas menasbihkan diri mereka sebagai ORANG KANAN [istilah yang dipakai sebagai Otak Kanan]? Begini, penelitian mengatakan bahwa lebih dari 80% KESUKSESAN seseorang ditentukan oleh OTAK KANAN. Lantaran OTAK KANAN tidak tercerai atau terpisah dari Kecerdasan Emosional [EQ] dan sementara Kecerdasan Intelektual [IQ] yang identik dengan OTAK KIRI.

Tapi, jika kita ditanya: “Bukankah dunia ini membutuhkan sebuah keseimbangan yang relevan?” jawabannya BETUL. Karena Pengusaha yang KANAN Karyawan yang KIRI, Generalis yang KANAN Specialis yang KIRI, Penjual yang KANAN Akuntan yang KIRI. Imbang kan….

Jika kita menyinggung sedikit mengenai sistem pendidikan kita, maka banyak dari metode pendidikan bertumpu hanya semata-mata pada OTAK KIRI. Sehingga, anak didik dibentuk untuk menjadi orang-orang yang konseptual, kaku, faktual, matematis dan berpikir “yang pasti pasti saja”. Sehingga, ujung-ujungnya mereka bermuara dilingkungan perkantoran, perdagangan, perusahaan bukan sebagai PENGUSAHA ataupun INOVATOR tapi sebagai KARYAWAN atau PENGEKOR. Tidak lebih, karena mereka bekerja berdasarakan teori, berfokus kepada angka, dan berpikir logis sesuai dengan nilai yang tertera. Ini yang mengakibatkan, kurangnya para pencipta lapangan kerja / Pengusaha / Penemu atau orang-orang KANAN yang berimbas membeludaknya orang-orang yang mengincar posisi sebagai karyawan alias banyak pengangguran.

Kita kembali ke topik bahasan. Menurut Donald Trump dan Robert T. Kiyosaki, lebih dari 80% penduduk bumi adalah orang-orang KIRI dan sisanya yang sekitar 15-20% adalah orang-orang KANAN. Sehingga, tidak disangkal lagi jika orang-orang KANAN itu adalah kaum MINORITAS. Mereka adalah Pengusaha, Pemimpin, Inovator / Penemu, Seniman, Spiritualis, Motivator, Generalis, Orang Kaya, Agent of Change yang kuat OTAK KANANnya dan merekalah kaum MINORITAS itu.

Jika Anda menyadari bahwa Anda adalah ORANG KANAN TULEN, niscaya Anda akan menjadi sebutir berlian ditengah tumpukan-tumpukan batu kerikil. Karena orang-orang KANAN itu adalah species langka, itu yang dikatakan oleh Ippho Santosa. Jadi, jikalau kita dianggap aneh, tidak membumi, tidak biasa, abnormal ataupun melawan arus patut kita sadari bahwa yang mengatakan itu adalah mereka yang KIRI. Kita tidak perlu repot mengurung diri bahkan malah sebaliknya kita akan menjadi sosok seseorang yang akan memiliki pengaruh yang besar ditengah masyarakat. Apa yang harus kita lakukan adalah mencari sebanyak-banyaknya orang-orang KIRI untuk menjadi penopang Kesuksesan KITA.

Senada dengan apa yang dikatakan oleh Robert T. Kiyosaki, seorang Guru Finansial penulis buku Best Seller dunia Rich Dad Poor Dad bahwa dunia ini dipenuhi oleh orang-orang kiri dan ciri mereka sangat mudah dikenali dengan pola perkataan mereka, seperti: “Jika Anda sependapat dengan saya Anda cerdas, kalau tidak maka Anda bodoh”

Begitulah orang-orang KIRI, selalu mengatakan bahwa pendapatnya lah yang benar dan mereka sulit sekali untuk menerima pendapat dari orang lain. Hal senada juga dikatakan oleh Purdi E. Chandra [Pemilik PRIMAGAMA] dan Bob Sadino [Kem Chick] bahwa mereka sangat menyesalkan dengan pola pikir orang-orang kiri, mereka selalu sok tahu padahal untuk ukuran duit, mereka itu tidak ada apa-apanya.

Sebagai sebuah rujukan, bahwa orang-orang KIRI cenderung berpikir: Akademis, Analis, Sistematis, Logis, Realistis dan Kausius / terencana. Segmental / sebagian, Fokus, Serial / berurutan, linier / lurus. Sebagai contoh ia tidak bisa mempercayai jika ada orang dapat mencapai peningkatan penghasilan sampai 300%. “Ah, itu mustahil. Mana mungkin! Kalau 30% baru masuk diakal!”. Itu ujar mereka. Sementara, orang-orang KANAN cenderung berpikir: Artistik, Kreatif, Imajinatif, Impulsif, Intuitif. Selain itu juga mereka bersifat: Difus / menyebar, tidak berurutan, Holistik / menyeluruh, Lateral / Acak, Paralel / serentak. Dalam alam pikirannya mereka selalu mengatakan: NOTHING IS IMPOSSIBLE AND IMPOSSIBLE IS NOTHING. Mereka juga tergolong orang-orang yang self-motivated, memiliki kecerdasan emosi dan sangat berpotensi untuk awet muda. Luar biasa…

Nah, kalau begitu bagaimana kalau otak kita tanpa OTAK KANAN? Kita tidak lebih seperti sebuah prosesor. Tapi, bagaimana pun juga ORANG KANAN bukanlah orang-orang suci atau orang-orang tanpa kekurangan. Orang-orang KANAN memiliki beberpa kelemahan seperti: Tidak tepat waktu, tidak fokus, gampang bosan, sedikit meledak ledak / kelewat bersemangat, kurang senang diatur, pemikirannya terkesan liar / bebas, sedikit terlalu percaya diri, sukar menyusun prioritas, ceplas ceplos dan kadang main tabrak.

Jika Anda pernah dibentak oleh boss Anda yang bilang ke Anda dengan teriakan: “Makanya, kerja tuh pake OTAK. Itu sebenarnya istilah dari OTAK KIRI. Inilah otak yang bersifat Kognitif, Matematis, berurutan. Otak yang menentukan tingkat kecerdasan Intelektual [IQ] dan otak yang menentukan 20% kesuksesan seseorang.

Nah, bagaimana dengan HATI. Apakah hati itu. Begini, sebenarnya dalam kebanyakan kasus yang disebut HATI itu adalah OTAK KANAN. Makanya, sering kita mendengar perkataan seperti: “Pakai HATI mu untuk merasakan Cintanya…” maksudnya adalah inilah OTAK KANAN, yaitu: otak yang bersifat Afektif, otak yang merasa, otak yang berkaitan dengan kecerdasan emosional dan spiritual, otak yang merasakan jatuh cinta, sedih, marah dan yang berkaitan dengan hal-hal yang tidak terukur dan abstrak. OTAK KANAN inilah yang menjadi penyebab kasus 80% kesuksesan seseorang.

Jadi, HATI yang sering digembar gemborkan orang banyak itu bukan organ hati yang sebenarnya atau bahkan jantung tapi melainkan adalah OTAK KANAN. Otak yang merasakan antusias, semangat, sedih, gembira, lucu, cemburu, was was,  senang, bahagia, kecewa, patah hati, pasrah, berserah, meyakini, jatuh hati bahkan jatuh cinta. Bilamana kita merasakan rasa cemas, otak akan mengirimkan sinyal ke jantung untuk berdebar dengan tujuan memompa darah ke otak agar tidak kekurangan oksigen dan darah. Hebatnya, setiap sinyal yang dikirimkan oleh otak ke seluruh orang tubuh ternyata dapat diukur. Ini ditemukan oleh seorang peniliti bernama Joseph Ghalz pada 1810 yang mengatakan bahwa pusat dari pikiran dan perasaan itu berpusat di OTAK bukan di hati atau di Jantung. Dan penemuan ini juga di-amin-i oleh para ahli sepanjang jaman hampir-hampir tanpa terkecuali.

Anda ingin bukti? Kalau Anda mau melakukannya. Coba Anda maki-maki orang gila. Apa reaksinya? Kemungkinan besar dia tidak berekasi apa-apa bahkan tidak mengerti dengan apa yang Anda lakukan. Padahal, jantungnya sehat, hatinya sehat. Ini membuktikan kalau pikirannya lah yang terganggu. Yaitu OTAKnya, sekali OTAK.

Jelaslah sudah, bahwa OTAK lah yang mencerna, yang merasa, yang peka. Setelah OTAK mencerna barulah OTAK mengirimkan sinyal-sinyal ke jantung untuk berdegub lebih kencang.

Contoh lain, coba Anda bawa seorang gadis cantik ambil contoh Megan Fox kehadapan anak kecil yang masih bayi. Tentunya reaksinya dia tidak akan mengerti apa dia seorang gadis cantik yang terkenal atau tidak. Ini dikarenakan otaknya / akalnya belum berkembang maksimal. Tapi, kalau seorang Megan Fox numpang menginap dirumah Anda? Apa reaksi Anda….????? Apalagi untuk bujangan seperti saya, hahahaha…

Jikalau agama ataupun pendapat religi menganggap HATI itu adalah JANTUNG, maka itu adalah Majasi atau perumpamaan dari OTAK. Bukan hakiki. Banyak orang yang dioperasi HATInya atau yang melakukan transplantasi hati tidak berubah akidahnya, ingatannya bahkan kehilangan identitas dirinya. Begitu juga jantung, banyak yang melakukan operasi jantung ataupun cangkok jantung tapi itu tidak merubah memori ingatannya atau bisa jadi lupa siapa dirinya. Walau seorang Nabi Muhammad SAW. Pada saat mengatakan HATI Ia meletakkan tangannya didada, maksudnya adalah Ruh / Rohani. Dan ini tidak saya masukan dalam pembahasan kali ini. Tidak apa ya…

Tapi, pernahkah ada orang yang melakukan operasi pergantian OTAK layaknya seperti operasi Hati atau Jantung? Jika itu benar terjadi, maka bisa dipastikan seseorang itu akan mati seketika. Dan rupa-rupanya, untuk merubah keyakinan, pendirian bahkan akidah seseorang bukanlah harus mengganti otaknya melainkan cukup dengan mencuci pola pikirnya.

Jelas sudah bahwa OTAK lah intinya. Yang menentukan dan tidak tergantikan.

Jika seorang Charles Darwin mengatakan manusia itu berasal dari kera, mungkin kita bisa lihat secara bentuk organ otak manusia relatif sama, bahkan bentuk jantung dan hatinya pun hampir tidak jauh berbeda. Tapi, untuk cara berpikir, fungsi serta inti dari kehidupan seorang manusia, jelaslah OTAK manusia BERBEDA dari otak kera. Dan ini tidak bisa mengidentikkan manusia itu berasal dari kera. Kembali saya membayangkan, jika benar ada keberhasilan operasi pergantian otak, dimana otak seseorang itu diganti dengan otak monyet seperti prinsip teori evolusi-nya Darwin. Mungkin saya akan membayangkan [lagi-lagi] seorang Megan Fox yang loncat dari satu pohon ke pohon yang lain, makan pisang dan berteriak sekehendak jidatnya. Apakah masih ada orang mengidolakan dia…???

Secara biologis, OTAK adalah RAJA atas seluruh organ tubuh dan karena OTAK adalah RAJA maka letaknya paling atas tubuh kita. Dan ia adalah sumber dari semua perintah atas organ manusia. Termasuk memerintah hati dan jantung. [Sekali lagi] kalaulah istilah yang ada ditengah masyarakat yang berbunyi “OTAK ITU DITAROK DIKEPALA BUKAN DIDENGKUL”, ini juga bisa bermakna orang tersebut tidak bisa memakai OTAK KIRInya maupun OTAK KANANnya. Di Palembang sendiri dikenal dengan istilah: PECAH UTAK yang berarti sama. Dan hanya satu kata yang bisa menggambarkan orang seperti ini sehingga Bang Oma pun akan berkata: TERLALU…

Ilmiah membuktikan, Godspot yang berhubungan dengan nurani dan suara hati itu terletak di OTAK. Bukan di hati bukan di jantung. Tapi sekali lagi di OTAK.

Bersujud adalah bentuk aktifitas penyerahan diri manusia kepada Tuhan yang Maha Kuasa. Tuhan memerintahkan kita bersujud tidak lain dan tidak bukan adalah mensujudkan kepala / OTAK kita. Bukan hati juga bukan pula jantung. Tapi OTAK. Tuhan juga mendekatkan hampir sebagian besar panca indera manusia dekat dengan OTAK, seperti mata, hidung, lidah & telinga. Bukan pada hati buka pula pada jantung.

Sebuah kutipan yang sangat mulia berbunyi: “Sesungguhnya didalam tubuh manusia itu ada segumpal daging, jika baik segumpal daging itu maka baik lah manusia itu tapi jika buruk segumpal daging itu maka buruk pula lah manusia itu. Dan ketahui lah segumpal daging itu adalah HATI”. HATI yang tercantum dalam kalimat ini adalah kiasan dari organ yang namanya OTAK termasuk OTAK KANAN. Bukankah manusia itu di cap jahat adalah karena apa yang ada dipikirannya, bukan karena hatinya rusak atau jantungnya rusak?. Bukan kah seseorang itu dicap gila karena akalnya yang bermasalah, bukan karena adanya masalah pada hati ataupun jantungnya. Dan akal itu adalah OTAK. Bahkan seorang manusia itu di hisab atau tidak karena akalnya bukan karena hati atau jantungnya? Dan akal itu adalah OTAK. Bukankah seorang itu diganjar pahala atau dosa tergantung nurani atau Godspotnya, nurani / Godspot itu adalah OTAK. Bukankah seorang itu sukses atau tidak tergantung Mindset-nya, dan mindset itu adalah OTAK. Bukankah seseorang teroris itu dicap sebagai orang yang paling berbahaya karena apa yang ada di Mindset-nya bukan karena penampilannya? Mindset itu adalah OTAK. Jadi jelaslah, OTAK merupakan organ yang utama dari seorang manusia itu pantas sebagai manusia atau tidak. Bukan karena bentuk fisiknya manusia tapi Mindset seperti hewan. Maka jelaslah, jika kita ingin me-manusia-kan manusia adalah dengan membentuk pola pikirnya menjadi seorang mansuia yang seutuhnya. Bukan karena organnya. Oleh karena itu, saya mengutip sebuah syair dari seorang pujangga Arab yang berbunyi: “…Jika seorang manusia itu dikatakan sebagai seorang manusia karena matanya, tanganya, kakinya dan semua bentuk tubuhnya maka apa bedanya manusia itu dengan lukisan didinding”. Karena banyak cerita kesuksesan terukir dari orang-orang yang memiliki keterbatasan terlebih lagi keterbatasan fungsi hati dan jantung ternyata dapat menjadi sumber inspirasi bagi milliaran orang didunia ini. Dan itu adalah OTAK.

Jadi, kesimpulannya pemahaman selama ini tentang apa itu HATI bukanlah berarti organ hati yang sesungguhnya tapi OTAK.

Ada satu fakta yang cukup unik dan sedikit menyentil menyatakan bahwa ketika seseorang itu tersadar, maka OTAK KIRI lebih dominan tapi disaat tidur OTAK KANAN lah yang mendominasi. Karena disaat kita tidur visualisasi gambaran emosi, daya rasa dan hal hal abstrak tergambar secara gamblang. Maka tidak heran, seorang yang mengaku jagoan sekali pun bisa ditemukan sangat ketakutan pada saat dia tertidur. Karena, kekuatan yang dia ukur secara KIRI tidak berpengaruh apa-apa disaat dia bermimpi dalam tidurnya. Walau dia sendiri mengaku tidak takut dengan kuntilanak tapi kalau kuntilanak itu muncul dalam tidurnya, tentunya bisa jadi dia akan terkencing dicelana karena ketakutan.

Sekarang, bagaimana hasilnya jika orang dominan OTAK KIRInya dipertemukan dengan orang yang dominan OTAK KANANnya dibiarkan berdebat? Maka, mereka akan berdebat tanpa akhir. Ini disebabkan karena pola pikir / mindset mereka yang berbeda & bertolak belakang. TAPI, ada yang uniknya. Orang-orang kiri sebagian besar suka dengan orang-orang kanan dan begitu juga sebaliknya orang-orang kanan selalu tergila-gila dengan orang-orang kiri. Karena satu sama lain bisa melihat sesuatu yang membuat mereka tertarik satu sama lain dimana yang lain memiliki apa yang tidak dimiliki yang lain dan begitu sebaliknya. Pada akhirnya, jadilah mereka satu pasangan yang sempurna baik dalam rumah tangga ataupun bisnis. Dan hal ini juga lah yang disarankan oleh banyak ahli, dimana MITRA YANG TERBALIK AKAN MENJADI MITRA YANG TERBAIK. Dan inilah yang disebut sebagai The Power of Balance atau Kekuatan dari Keseimbangan.

Sekali lagi…

MITRA YANG TERBALIK AKAN MENJADI MITRA YANG TERBAIK

Sumber referensi:

  1. 13 Wasiat Terlarang-Ippho Santosa
  2. The Power of Kepepet-Jaya Setiabudi
  3. Rich Dad Poor Dad-Robert T. Kiyosaki
  4. Boom! 8 Dinamit Kreativitas-Mulia Ali Akbar
  5. Berpikir dan Berjiwa Besar-David J. Scwartz
  6. Personality Plus-Florence Littauer
  7. Selamat Ulang Tahun Kekasihku-Sirsaeba Alafsana

Tulisan ini ada juga di: Blog EPalembang

Cinta Itu…

Love

Cinta itu bukan sebuah permainan….
dimana kita sudah bosan, pindah kelain hati….
cinta itu butuh pengorbanan, kejujuran, pengertian, kasih sayang dan komunikasi……

cinta itu sulit untuk diungkapkan…
tapi……
mudah untuk dirasakan…..
cinta itu PENGABDIAN DIRI TERHADAP HATI
cinta itu PANDANGAN YANG DALAM TERHADAP AURA KEIKHLASAN

cinta itu bukan dimulai dari januari dan berakhir di desember…
tapi……
cinta itu sejati_untuk hari ini, esok dan selamanya……..^_^

Tunjuk Satu Bintang

Love

Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Kadang tertutup awan, kadang mendung, kadang bergemuruh dan kadang terang benderang. Sesungguhnya, langit akan tetap berbintang tetap berbulan. Akan selalu ada bintang-bintang yang bersinar terang yang disertai dengan cahaya bulan. Jangan pernah mengatakan kalau malam ini langit yang kau lihat itu mendung, bergemuruh bahkan telihat suram itulah langit yang sebenarnya. Bukan, itu bukanlah langit. Itu awan. Awan itu seperti pelapisnya langit. Awan itu seperti bentuk suasana hati yang berubah-ubah. Entah karena rindu, resah, bahagia, sedih, gembira, berduka ataupun rasa cinta. Walau malam ini langit terlihat mendung, bergemuruh bahkan terlihat suram, akan selalu ada bintang-bintang dan bulan yang sedang bersinar dibalik itu. Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Akan selalu ada bintang-bintang yang bertaburan diatas sana. Walau terlapisi awan, yakinlah bahwa bintang-bintang itu ada disana dan akan tetap ada disana. Bersinar gemerlap…

Langit itu seperti sang pelukis hati. Pelukis yang nyata tentang perubahan suasana dan apa yang sedang ia rasa. Ia juga bisa berlapis mendung, bergemuruh bahkan ada kilat dan petir yang menyambar. Tapi itu bukanlah langit yang sebenarnya. Akan selalu ada bintang-bintang dan bulan bercahaya dibaliknya.

Tunjuk satu bintang diatas sana, dan katakan kepada seseorang bahwa aku melihat sebuah bintang berbaris dan aku yakin engkau pun melihatnya juga. Cinta boleh terpisah tapi tunjuklah satu bintang, kita akan tahu bahwa kita sedang memandang satu bintang yang sama. Katakan, bintang itu akan selalu hadir walau berlapis awan walau hari tlah siang. Ingatlah tempat bintang yang kau tunjuk, niscaya disaat gelap menjelang akan kau lihat kembali bintangmu bersinar. Katakan kepada seseorang, aku melihat bintangku malam ini, aku melihat bintangmu malam ini dan aku melihat bintang kita malam ini bersinar gemerlap. Bintang yang bisa kita lihat bersama walau dari jarak yang berjauhan. Seseorang itu boleh tak hadir disini tapi kita bisa melihat bintang yang sama dari jarak yang berjauhan. Katakan itu, bahwa aku merasakan kehadiranmu.  Cinta boleh terpisah tapi bintang-bintang itu akan selalu ada ditempatnya, bersinar, berkedip terang benderang. Walau cinta terpisah, bintang-bintang itu akan tetap ada disana, menempel dilangit luas tanpa batas. Ditempat dimana kau, aku dan kita bisa melihatnya bersama. Bintang itu seperti gambaran dari sebuah tujuan. Tujuan yang ingin dicapai walau berbeda langkah, berbeda cara. Tapi tetaplah tunjuk satu bintang, dan katakan bahwa kau bisa melihat bintang yang ku tunjuk.

Hati yang penuh cinta itu seperti langit dimalam hari. Akan selalu berbintang selalu berbulan. Letakkanlah satu bintang dalam hatimu agar aku bisa melihat pendaran cahayanya dan kesanalah aku akan menuju, tepat dimana bintang itu bersinar. Dan itulah bintangku…

Kamera Digital Bisa Maksimal

Dengan menggunakan sebuah kamera digital Sony Cybershot DSC-W35 7,2 Mega Pixel, saya menemukan sebuah keajaiban kecil tapi bermakna sangat luar biasa besar yang saya temukan disebuah pagi dilingkungan tempat saya tinggal. Disebuah pelataran semak pinggir jalan, saya mendapati sebuah pemandangan layaknya ‘kantor’ kecil bagi sekumpulan lebah mungil yang sibuk terbang dari satu bunga ke bunga yang lain. Kesibukan mereka seakan tak terganggu dengan kehadiran saya yang sangat terkesima dengan kegiatan mereka. Sungguh indah…

Dari sekian banyak lebah yang sedang ‘berkantor’ disana, hanya ada 2 ekor saja yang nampaknya ‘mengizinkan’ saya untuk mengabadikan bagaimana cara mereka bekerja beserta gayanya, yang sebagian besar bergaya nungging, lucu dan menggemaskan. Dengan penampilan yang cuek, lincah dan bersemangat, saya sangat antusias sekali untuk mengabadikan mereka dengan perekam gambar sederhana tersebut. Dan hasilnya… Eureka, Luar biasa…!!!!

Menggunakan setting: Auto Adjustment, Auto Flash, ISO Speed: ISO-100, Macro Auto Fokus [MAF] f/7,1 ON. Tanpa menggunakan ZOOM IN, saya sedikit menahan nafas saat mengambil gambar mereka sedekat mungkin karena aktifitas mereka menghisap madu pada satu bunga tidak lebih dari 2-3 detik dan juga menggunakan insting untuk menduga-duga bunga yang mana yang berikutnya yang akan mereka hisap. Maka dengan menggunakan segala daya upaya [hehehe], saya berhasil mendapatkan moment indah itu seperti berikut:

Dancing Bee 1

Dancing Bee 2

Dancing Bee 3

Dancing Bee 4

Note: Thanks so much for Suzan Oktaria for letting me to use the Cybershot. It makes beautiful captures.

LEARNING FROM ANTHONY BIANCO

Anthony Bianco & Wahyu BudiyonoSudah sepantasnya lah saya mensyukuri lantaran adanya Pesta Blogger 2009 yang diselenggarakan di Palembang kemarin telah memberikan saya pengalaman baru, suasana baru, cerita baru dan yang terpenting adalah teman baru. Diantara sekian banyak tamu dan peserta yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut, yang paling memberikan perhatian adalah kehadiran seorang Blogger asal Australia, Anthony Bianco owner dari http://thetraveltrart.com.

Sebenernya kedatangan Anthony Bianco sempet bikin temen-temen dari komunitas blogger ketar-ketir. Pasalnya, anak-anak pada kaget pas dikasih tau kalo Anthony mau nginep dirumah salah seorang dari kita. Makanya ini yang bikin heran, bukannya kalo nginep dihotel aja, ini kok malah numpang nginep dirumah sgala, aneh…. Sekitar sore jam 5-an gitu, Lies Surya [toko easy] dapetin SMS dari si Bule yang bilang kalo besok sore [2 hari sebelum pesta blogger] dia nyampe. Walah… makin panik, anak-anak pada gak ada yang bisa dimintai bantuannya dengan berbagai alasan mulai dari yang masuk akal sampe akal yang gak masuk [ex: gua takut tidur sekamar ma bule, ntar dia ngapa-ngapain gua. Gimana doo...ng / kamar gua sempit ntar gua gak enak gitu ma tu bule kalo dia tidurnya kesempitan / dirumah lagi ada nenek gua yang nginep, ntar dia malah kena serangan jantung lagi tiba-tiba ngeliat ada bule nongol dirumah]. Belon lagi ditambah alasan gak ada yang bisa bahasa inggeris sgala lagi malah makin bikin suasana jadi kalang kabut dan tentunya ngerepotin mbak Ira.

Hari kedatangan si Ausy man pun tiba. Setelah mengambil keputusan untuk memberikan tempat nginep buat Anthony di kost-kostan Lies Surya [toko easy] ternyata si Ausy man bilang kalo gak usah jemput di bandara tapi tolong dijemput diloket travel Jambi Ratu Intan pagi sekitar jam 10-an, lebih cepet dari jadwal sebelumnya. W….hat??? Usut punya usut ternyata Anthony berangkat dari Jambi bukan dari Jakarta. Saya pun sempet mikir, ni bule satu model bule apaan ya…??? Kok beda dari tamu-tamu kita yang laen…???? Udah nginepnya numpang datengnya kok naek travel. Makin aneh…

Saya pribadi sebenernya punya pertanyaan tentang tamu satu ini. Tapi berhubung bukan saya yang jemput, jadinya nyabar aja nunggu sampe hari Kamis [pesta blogger 2009]. Singkat cerita, akhirnya saya ketemu sama ni bule aneh disaat mbak Ira dan Lies ngajakin saya ikutan nimbrung di Pempek Saga sekitar jam setengah 9 malam. Nah… disitu lah saya kenalan sama si bule yang masih punya darah Italia ini. Selain Anthony Bianco, disana udah pada kenyang temen-temen dari panitia Pesta Blogger 2009 Jakarta. Ada: Enda Nasution, Mbak Nena, Mbak Dita, Ichanx’s. Juga ikutan nongkrong perwakilan dari US Embassy Jakarta-Tristram Pery.

Disini kami gak ngobrol banyak karena udah pada konsen buat acara besoknya.

Anthony BiancoTepat hari Kamis, 8 Oktober 2009. Acara yang udah ditunggu-tunggu akhirnya mulai. Saya dateng persis jam 10 kurang dikit, satu jam sebelum acara dimulai. Setelah celingak-celinguk kiri kanan, saying ‘hi’ sama temen-temen, akhirnya orang yang dimaksud keliatan. Bule satu ini lagi asik update blog-nya sebelum acara dimulai. Saya pun menyempatkan diri untuk menyapa the Ausy man ini, yaa… tentunya dengan modal bahasa Inggris yang pelintat pelintut.

Untungnya si Bule termasuk kategori bule yang memang udah biasa bergaul dan berkomunikasi dengan mengkombinasikan bahasa lisan dan bahasa tubuh. Sehingga maksud serta arti dari sebuah pembicaraan bisa ditangkap. Maklum lah, Anthony sudah mengelilingi lebih dari 40 negara didunia.

Anthony Bianco menghabiskan 4 hari dikota Palembang. Selama 4 hari disini, kami mendapatkan cerita-cerita dari perjalanannya, cerita tentang keluarganya yang ada di Brisbane, Musik kesukaannya, alasan dia menjadi seorang traveller bukannya turis, arti slogan blognya dan lain sebagainya. Anak pertama dari dua bersaudara ini dimana adiknya seorang perempuan yang telah bekerja sebagai seorang perawat lokal di Brisbane juga tidak segan-segan menceritakan tentang asal mula dirinya dan keluarganya tinggal di Australia, menurutnya Brisbane adalah tempat ternyaman untuk dirinya tinggal walaupun Indonesia adalah wilayah yang membuatnya seperti tak mau pulang kerumah. Dari percakapan yang terjadi, saya jadi tau banyak mengenai arti Indonesia yang sebenarnya dari perspektif orang asing. INDONESIA adalah sebuah nama yang memiliki makna yang sangat kuat bagi seorang Anthony Bianco. Dia mengatakan bahwa: The Real Indonesia is not good hotels, good service, good dinners, good transportation, good bedroom or good swimming pool or beach. But Indonesia is the originality of Indonesia people, the way they live, the origin of Indonesia culture, traditional foods and drinks and how they keep their tradition.

Wow, saya terperanjak mendengarkan arti Indonesia dari seorang asing yang baru 4 hari berkunjung di Palembang. Sedangkan Indonesia memiliki wilayah yang lebih besar dari sekedar kota kecil seperti Palembang. Tapi apa yang saya dapatkan adalah sebuah makna yang sakral dari sebuah negara yang bernama INDONESIA.

Anthony mengatakan: “Jikalau saya adalah orang yang berkunjung kesuatu negara, ambil contoh Indonesia untuk menikmati fasilitas hotel berbintang, makanan yang enak, pelayanan yang baik, pemandu wisata yang ramah, dan saya menghabiskan hari-hari saya dengan bermalas-malasan dipinggir pantai. Saya bisa katakan bahwa diseluruh dunia fasilitas dan kenyamanan seperti itu juga bisa anda dapatkan. Jadi apa menariknya jika saya mengatakan bahwa saya menikmati Indonesia??? Indonesia yang sebenarnya tidaklah seperti itu. Indonesia bukanlah Bali atau bukan juga wilayahnya yang diiklankan dengan menampilkan hotel-hotel yang megah, pantai yang indah ataupun kota yang ditata modern. Tapi Indonesia yang saya cari adalah Indonesia yang memperlihatkan wajah asli masyarakatnya, bagaimana cara mereka hidup, asal-usul mereka, sejarah yang membentuk mereka, makanan dan minuman asli mereka, gaya hidup mereka dan sebagainya yang menampilkan Indonesia yang sebenarnya dan tidak menampilkan wajah ‘menipu’ kepada saya. Dan itulah yang saya cari untuk saya nikmati. Saya akan katakan kepada teman-teman saya di Australia, dikomunitas Twitter, dan siapa pun yang mengujungi website saya “Inilah Indonesia yang sebenarnya, jika anda ingin mengunjungi Indonesia, kunjungilah apa yang telah saya kunjungi karena itulah Indonesia yang sebenarnya””.

Anhtony Bianco & Wahyu Budiyono At Masjid AgungInilah alasannya, mengapa selama dia disini kami dari komunitas blogger wongkito cukup terheran-heran melihat seorang Anthony Bianco begitu menikmati apa yang disajikan. Mulai dari tempat menginap yang.. ya ampu…nnnn… jauh banget dari kesan nyaman. Rumah Kost…!!!! Tidur dengan kasur tipis diatas lantai ala rumah kost, gak ada AC Cuma ada kipas angin itupun kecil, bantal yang kempet yang bisa disebut bantal kalo udah ditumpuk tiga. Kamar mandi yang airnya dibatasi jam ngalirnya, belum lagi sarapan yang terkesan asal nampel perut semacam bubur ayam ataupun kelepon dan onde-onde. Jangan ditanya untuk akomodasi jalan-jalan keliling kota, mungkin kita berharap adanya fasilitas mobil antar-jemput ber-ac dan bertata suara nyaman. Nggak….!!!! Akomodasinya: ANGKOT!!! Panas-panas keliling kota Palembang, dengan penampilan fisik yang gak sama dengan orang Palembang. Besar, Tinggi, Kulit putih, Hidung Mancung, Mata Biru, Rambut tipis, sedikit brewokan, sudah cukup untuk menarik perhatian orang sekitar yang melihat bule satu ini. Bahkan Anhotny harus sedikit kesulitan selama didalam angkot karena postur tubuhnya yang tidak dirancang untuk naik angkutan umum di kota Palembang. Selama dia disini,  belum pernah terdengar Anthony mengeluh dengan apa yang didapatkannya selama dia menghabiskan hari-harinya kota Palembang. Belum lagi sikap ramah dan juga bisa diajak becanda yang membuat anak-anak di kost pink [nama kost tempat dia menginap] pada seneng ikut-ikutan ngobrol bareng dengan pria yang suka dengan pearl jam ini. Bahkan beberapa anak kost ada yang berani mengajak Anthony ngobrol dalam bahasa Palembang, keren gak tuh… Boro-boro ngerti, Anthony Cuma cengengesan sambil bilang kalo dia gak ngerti apa yang dibilang barusan dan mita tolong dijelasin. Sambil ngakak meminta bantuan Arles [anak kost disebelah kamar Anthony menginap] untuk membantu menjelaskan. Tak hanya itu, Anthony juga tak segan-segan untuk nongkrong sambil jongkok dipinggiran kost atau bahkan ngetuk pintu kamar kost yang terbuka hanya untuk sekedar nimbrung ngobrol. Luar biasa… He is a nice guy, really nice guy…

Ada satu lagi sikap yang ditunjukan oleh pemilik situs travelling thetraveltart.com ini. Anthony sedikit keberatan jikalau kami selalu ngebayari dia makan, minum ataupun uang angkot. Dia mengatakan: “I really appreciate for all you can do to me, guys.. But please, Don’t make me feel like a king, I can pay it for myself. I really appreciate it if you don’t treat me like this all the time. You guys are so kind to me, I don’t a wanna be a burden for you ‘cause you are my friends now”. Saya dan teman-teman selalu menjawab bahwa inilah tradisi yang ada ditengah masyarakat kita. Dan sekali lagi walaupun Anthony cukup mengerti tapi dia merupakan orang yang memegang teguh sikap kesatria. Dia mampu dan dia melakukan ini karena dia benar-benar mampu bukan untuk menjadi beban bagi yang lain. Sekali lagi, Luar Biasa…

4 hari Anthony Bianco ada di Palembang, selama 4 hari juga kami mendapatkan kesan yang berarti setiap harinya dia berada disini. Tak hanya karena ‘his good personality’-nya yang bikin kita jadi gak sungkan tapi juga membawa efek kepada anak-anak kost tempat dia menginap. Ada satu kali, Anthony nampaknya tidak pernah menjemur handuk yang dipakainya sesudah mandi. Ini menyebabkan aroma ruangan kost tempat dia menginap menjadi kurang segar. Secara spontanitas anak-anak menjemur pakaian, handuk serta membersihkan ruangan disaat Anthony sedang berpergian. Kenapa anak-anak kost bisa seperti itu? Ya… karena Anthony Bianco adalah orang yang menyenangkan. Ternyata benar, SIKAP itu seperti medan magnet yang akan menarik lingkungan sekitarnya kearah medan magnet itu berasal [John C. Maxwell] ataupun kata buku The Secret dengan The Law of Attraction-nya. Ini dibuktikan disaat salah seorang dari kami menanyakan apa yang harus dipersiapkan untuk melakukan perjalanan seperti yang dia lakukan. Anthony Bianco mengatakan bahwa “You have to believe in what you do and build a good relationship with everybody who is gonna be a part of your trip and one’s more, sometimes you have to be a litlle bit crazy to do it-milikilah keyakinan terhadap apa yang akan kamu lakukan dan bangunlah hubungan yang baik dengan orang-orang yang akan menjadi bagian dari perjalanan kamu itu dan satu lagi, terkadang kamu harus sedikit menjadi gila untuk melakukannya”. Ditambahakannya, bahwa persiapan bukanlah hal yang utama melainkan anda adalah orang yang memiliki keinginan dan keyakinan yang kuat bahwa YOU ARE A TRAVELLER NOT A TOURIST.

Anthony Binco & All LadiesHari terakhir dari seorang Anthony Bianco berada di Palembang, tentunya kami dari komunitas blogger wongkito juga ingin mempersembahkan sebuah pesta kecil, yaitu: A Farewell Dinner With Anthony Bianco. Sebuah acara makan malam bersama si bule yang sudah: mengunjungi Benteng Kuto Besak, Berforo diatas Jembatan Ampera, makan malam di Riverside Restaurant, melihat kehidupan masyarakat di Kampung Kapitan, wisata purba ke Pulo Kemaro, naik Ketek menyusuri kehidupan pinggiran Sungai Musi, makan Model H. Dowa, minum Es Kacang Merah Mamat, berpose di Masjid Agung, makan Martabak HAR, sarapan bubur ayam, makan Pindang Tulang, berkunjung ke Cek Ifah songket, nyicipin Brengkes ikan patin dan Tempoyak serta cara pembuatannya, makan duren di Pasar Kuto, jalan-jalan ke Pasar 16, mengunjungi musem SMB II, Foto bareng dengan 40 orang mahasiswi UNSRI, makan klepon / onde-onde dan nyobain malem-malem minum Bandrek. Semuanya tidak terlepas dari partisipasi yang luar biasa dari teman-teman seperti: Mbak Ira [itikkecil] yang udah bela-belain nyupirin Anthony pake mobil kantor, Lies [tokoeasy] yang sedikit banyak ngurusin tempat nginep dan sarapannya Anhtony, Arles yang selalu jadi guide setianya, Arie Ardiansyah/Goiq yang juga bela-belain jadi tukang anter-jemput keliling Palembang, makan malam dan nganterin kebandara walaupun sedang puasa syawal dan terkena serangan flu dan batuk kronis dan Suzan [suzannita.wordpress.com] yang sedikit bolos kerja untuk nememin Anthony jalan-jalan.

A Farewell Dinner For Anthony BiancoA Farewell Dinner With Anthony Bianco diselenggarakan di Toro Cafe kawasan Kambang Iwak. Dihadiri oleh: Jemix, Mbak Ira, Lies, Elda, Ardy, Rahmat [Maxs], Cicit, Ouja, Kak Rio, Arle Goiq, Arles, Suzan, Jafis dan tentunya saya sendiri, Wahyu Budiyono. Setelah selesai makan malam, kami pun memberikan sebuah souvenir sebagai bentuk kenang-kenangan yang semoga saja selalu mengingatkan Anthony Bianco-thetraveltart bahwa dia pernah mengunjungi Palembang dan telah memiliki banyak teman disini. Dengan memasangkan sebuah TANJAK [aksesoris kepala untuk kaum pria Kerjaan Palembang] kekepala Anthony Bianco, seraya memberi pesan: “This a symbol that always reminds you about you friends in Palembang. You are a part of our friendship now. And we hope you will be back here again someday. And tell all your friends and your Family in Brisbane that You have many friends in here”

Malam itu adalah sebuah malam yang memang kami buat khusus untuk Bule yang ramah dan mau berbagi ini. Jujur, saya banyak belajar dari seorang yang bernama Anthony Bianco. Pembelajaran tentang sikap, penghargaan, keyakinan, membangun hubungan, komitmen dan juga arti dari sebuah pertemanan.

Anthony Bianco & Wongkito

This is it. A Learning From Anthony Bianco. A man who called thetraveltart.

Baca juga Blog Anthony Bianco:

1. Things To Do In Palembang

2. Palembang Indonesia Little Bangkok

3. Thanks for Everything Palembang

KETIKA JILBAB BER-GString

Sebenernya, saya buntu akal mau nulisan apaan dengan bahan sebuah poto cewek berjilbab yang memiliki pesona ‘tak biasa’ ini. Saya pun bertanya-tanya, emang udah jamannnya ya… Kalo Jilbab model jaman sekarang bentuknya ya… kayak ginian…

Berhubung saya bukan seorang pengguna jilbab tapi suka dengan wanita-wanita berjilbab, jadinya wajar banget kalo saya punya pertanyaan dengan mereka yang memiliki ‘pesona’ berbeda dari penampilan Jilbab mereka.

Eits… Saya gak lagi menghakimi ataupun menghina terlebih lagi mencoba untuk menggurui. Secara saya lelaki normal, wanita cantik yang menyungguhkan penampilan yang ‘menarik’ sering sekali bikin jantung deg deg an gak teratur. Coba aja, kalo ente duduk dibelakang cewek yang model kayak begini, hayo…. Kalo emang laki normal… Karena saya gak pernah menanyakannya kepada kepada gay, kaum homo ataupun bencong tentang reaksi mereka kalo liat pemandangan yang… apa ya… Ntar disebut pemandangan INDAH, malah dosa… Disebut pemandangan JELEK ntar malah jadi naif… Disebut REJEKI tapi kayaknya gak bikin nambah duit…. Gak diliat ntar malah rugi… Diliat terus-terusan malah takut kebawa mimpi… Bingung…

Memang gak ada yang aneh kalo cewek pake Gstring, loh memang dibuat khusus buat kaum hawa… Yang aneh kalo kaum adam pake gituan. Iiiihh….hhhhhhhh….!!!!!! Amit-amit jabang kebo…!!!!!

Ketika Jilbab Ber-GString

Sehabis Pesta…

Pesta Blogger 2009

[WONGKITO] PESTA BLOGGER 2009